BK

ENAM JENIS ORANG

1. Orang yang tidak mengerti dengan apa yang diinginkannya, tidak mengetahui target-target yang ingin diraihnya. Semua keingginanya hanyalah makan dan minum dengan kecukupan. Meskipun begitu, ia tidak pernah berhenti mengeluhkan kesulitan hidup.
2. Orang yang mengerti apa yang diinginkannya, tetapi tidak mengetahui bagaimana cara mencapainya. Ia menunggu orang lain yang mau mengarahkan dan memapahnya. Orang jenis ini lebih menderita daripada jenis pertama.
3. Orang yang mengetahui sasarannya dan tahu cara mencapainya, akan tetapi ia tidak yakin pada kemampuannya sendiri. Ia telah memulai langkah-langkah untuk mewujudkan sesuatu, tapi tidak melanjutkannya.Membeli buku tetapi tidak dibacanya, dan begitu selalu. Ia tidak mau memulai langkah sukses dan jika memulainya tidak mau meneruskannya. Orang jenis ini lebih menderita dari dua jenis sebelumnya.
4. Orang yang mengerti dengan keinginannya dan mengetahui ara menggapainya, percaya pada kemampuannya. Akan tetapi mudah terpengaruh oleh orang lain. Ketika sedang melakukan sesuatu, dia akan mudah terpengaruh orang lain.
5. Orang yang mengerti keinginannya, mengetahui cara mencapainya, percaya pada kemampuan dirinya, tidak
terpengaruh pada komentar orang lain kecuali yang bernilai positif, berhasil meraih kesuksesan kerja dan kekayaan. Akan tetapi setelah mendapatkan itu semua, ia merasa letih dan lesu sehingga tidak mau lagi berpikir kreatif untuk meneruskan kesuksesan tersebut.
6. Orang yang mengetahui tujuannya, mengerti cara-cara mewujudkannya, percaya bakat dan kemampuan-kemampuan yang telah diberikan oleh Allah, mendengarkan berbagai pendapat yang berlainan, menimbangnya dam mengambil manfaat darinya.Tidak gentar menghadapi rintangan dan tantangan. Setelah melakukan segala upaya yang ia mampu, ia akan berusaha akan mewujudkan berbagai keberhasilan, terus menerus. Ia tidak akan menghentikan cita-citanya pada satu batas tertentu.

Karakter Orang Yang Percaya Diri

Percaya diri adalah sikap positif inividu untuk merasa memiliki kompetensi, mampu, yakin, dan percaya bahwa dia bisa mengembangkan penilaian positif terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan/situasi yang dihadapinya.
Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Seringkali kita tidak menerima kekurangan yang terjadi pada diri kita. Padahal kita memiliki kemampuan untuk dapat menutupi kekurangan tersebut dengan mengasah kelebihan yang kita miliki.
Rasa percaya diri yang tinggi sebenarnya hany merujuk pada beberapa aspek dari kehihupan individu itu. dia akan merasakan memiliki kompetensi, yakin, mampu, dan percaya bahwa ia akan bisa.
Ada tiga tipe orang yang percaya diri yaitu; orang yang memiliki rasa percaya diri, orang yang terlalu percaya diri, dan orang yang kurang percaya diri.

Orang yang percaya diri memiliki karakter sebagai berikut:
1. Mampu mengontrol diri
2. Menghargai orang lain
3. Menginstrokspeksi diri
4. Mengekspresikan diri
5. Menggali Potensi
6. Memiliki cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, orang lain, dan situasi di luar diri
7. Memiliki harapan yang realistis terhadap diri sendiri

Orang yang terlalu percaya diri memiliki karakter;
1. Arogan. Terlalu percaya diri tidak pernah mau mengalah [pada orang lain dan mau menang sendiri)
2. Cuek dan tidak tahu malu
3. Tidak menghargai dan melecehkan orang lain
4. Terlalu berani

Orang yang kurang percaya diri memiliki karakter;
1. Minder (merasa kurang dari orang lain)
2. Kesepian
3. Terasing
4. Stress
5. Gugup dan sering salah dalam mengambil keputusan

Orang yang terlalu percaya diri dan orang yang kurang percaya diri, sama-sama akan menimbulkan masalah, baik bagi diri sendiri maupun dengan orang sekitarnya. Oleh kareba itu, orang yang memiliki sikap terlalu percaya diri dan kurang percaya diri sangat membutuhkan dukungan seorang figur yang dapa membawanya pada kesadaran terhadap kondisi yang realistis dan proporsional.

Mengatasi rasa tidak percaya diri:
1. Kita bisa mengajaknya bicara dari hati ke hati
2. memberi motivasi kepadanya dengan mengatakan lebih keren atau menarik kalau kita tampil apa adanya
3. Mengajarkan padanya untuk bersikap tegas dan memiliki kepribadian
4. Menantangnya dengan menjadikannya leader (pemimpin) diantara kita.

Membangun rasa percaya diri
Percaya diri hendaknya dibangun pada diri sendiri agar bersemangat dalam meraih kesuksesan.
Caranya Adalah:
1. Belajarlah mengatasi perasaan
2. Sadarlah bahwa kita sendirilah yang bertanggung jawab atas sikap dan tindakan kita
3. Jadilah seorang pengambil keputusan
4. Fokuskan diri pada hidup kita sendiri, bukan hidup orang lain
5. Berilah diri kita sirakan-sorakan pembangkit semangat.

Terapi Anak Bermasalah

“Terapi Anak Bermasalah” adalah ilmu “Terapi Anak” yang wajib dikuasai oleh para Orang Tua dan sebagai “Panduan Terapi Anak” dalam mengatasi “Anak-Anak” yang “Bermasalah” dalam Keluarga.

Menjadi Orang Tua yang efektif bagi Anak-Anaknya tidaklah mudah. Pendapat bahwa setiap Orang Tua akan secara reflektif dapat mendidik Anak-Anaknya, tidaklah benar. Menjadi Orang Tua cukup dengan naluri keayahan dan keibuan saja tidaklah tepat. Perlu suatu ilmu khusus yang menangani masalah tersebut yang dinamakan “Terapi Anak Bermasalah” atau secara umumnya bisa dinamakan “Terapi Anak”. Bisa juga disebut ilmu yang menangani “Anak-Anak Bermasalah”.

Sebagai Orang Tua, walaupun Anaknya masih bayi sekalipun sudah diwajibkan mempunyai ilmu tersendiri untuk memprogram Anak-Anak agar tumbuh menjadi generasi yang takwa, sehat dan pintar. Disamping itu, untuk menangani problem “Anak-Anak Bermasalah” begitu rumit dan aneka macam, sehingga diperlukan ilmu Problem Solving tentang Anak-Anak. Tugas Orang Tua tidak sebatas memenuhi kebutuhan materi saja kepada Anak-Anak mereka melainkan juga berkewajiban membangun rohani dan pribadi Anak-Anak secara bersih dan sehat pula (Rk)

Langkah-langkah Membongkar Kebekuan Otak dan Kalbu
1. Lepaskan belenggu paradigma
2. Perlebar Toleransi Perbedaan
3. Menatap masa depan
4. Merancang Kebenaran
5. Esaka Tuhan
6. Putar-putar otak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s