Puisi

MAMA

Teringat senyum manismu
Saat sabar menghadapi kenakalanmu
Terkenang hangat pelukanmu
Saat aku merasa ketakutan

Bergetar hatiku
saat cinta ini terasa begitu kuat
Karena rindu padamu MAMA

By: YS

MATAHARI & REMBULAN

Semua kata yang terukir
Tak sanggup mengalahkan keinginan
untuk sebuah pelukan hangat
Kucoba menguntai dan merajut angan
Ntuk sebuah mimpi yang pasti

impian..
perlahan tapi pasti
hari demi hari terlewatipenuh kebahagiaan

Duhai!!! pencinta rembulan
tidakkkah kalian lihat dia merangkak
di dingin malam
mencari dan menggapai mentari yang tenggelam?

Duhai!!! perindu surya
tidakkah kalian intip
mentari mencuri lorong
mengharap bisa hangatkan rembulan?

jangan kalian benci,,
jangan berfikir mereka salah
biarkan dua insan berbagi rasa walau kadang tampak tak mungkin

bukankah kalian juga merasakan betapa indahnya bulan dan matahari?
Jauh tapi sebenarnya dekat
walau sekejab tapi bermakna..
antara fajar dan hening malam
antara panas dan rembang senja
di sini mereka saling menyapa
berteriak….
jangan pisahkan kami walau hayat menutup mati!!!

by. YS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s